Sering mendengar anggapan bahwa motor matic jauh lebih boros dibandingkan motor manual? Anggapan ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar, lho. Mitos tersebut muncul karena perbedaan karakteristik transmisi yang digunakan. Motor matic menggunakan sistem Continuously Variable Transmission (CVT) yang bekerja secara otomatis untuk menyesuaikan rasio gir dengan putaran mesin.
Jika cara berkendaranya salah, memang konsumsi bahan bakar bisa lebih tinggi. Namun, jika Brosis paham tekniknya, motor matic Honda kesayangan Brosis bisa tetap irit dan efisien. Untuk itu, Efisiensi bahan bakar pada motor matic sangat bergantung pada bagaimana kita mengelola bukaan gas dan menjaga momentum kendaraan.
Berikut adalah 5 tips praktis agar Brosis bisa menghemat BBM saat berkendara sehari-hari menggunakan motor matic kesayangan:
Kesalahan paling umum adalah memutar tuas gas secara agresif atau hentakan saat mulai melaju dari posisi diam. Kebiasaan ini memaksa mesin bekerja ekstra keras dan membakar bahan bakar lebih banyak. Cobalah untuk memutar tuas gas secara perlahan dan halus (smooth).
Akselerasi yang stabil akan membuat perpindahan rasio CVT bekerja lebih efisien, sehingga penggunaan BBM lebih terjaga dan menjadi lebih hemat.
Sering melakukan pengereman mendadak lalu kembali menarik gas dalam-dalam adalah musuh utama keiritan BBM. Cobalah untuk menjaga kecepatan yang stabil dan konstan. Saat melihat kondisi jalan di depan, antisipasilah dengan mengurangi gas lebih awal sebelum melakukan pengereman. Mempertahankan momentum kendaraan jauh lebih hemat dibandingkan harus terus-menerus memacu mesin dari kecepatan rendah.
Banyak Brosis yang tidak menyadari bahwa tekanan ban memiliki pengaruh besar terhadap beban mesin. Ban yang kurang angin (kempes) akan meningkatkan hambatan gulir (rolling resistance), sehingga mesin butuh tenaga ekstra untuk memutar roda. Pastikan tekanan ban selalu sesuai dengan standar pabrikan Honda yang tertera di stiker area dek atau buku panduan. Ban dengan tekanan yang pas akan membuat motor melaju lebih ringan.
Komponen CVT yang kotor, filter udara yang tersumbat, atau busi yang sudah aus adalah penyebab utama mesin bekerja tidak efisien. Pastikan motor Brosis selalu mendapatkan perawatan rutin di bengkel AHASS. Mekanik yang handal akan memastikan kondisi CVT bersih dan setelan mesin tetap optimal, sehingga pembakaran bahan bakar menjadi lebih sempurna.
Setiap mesin motor Honda dirancang dengan rasio kompresi tertentu. Gunakanlah bahan bakar dengan angka oktan yang direkomendasikan oleh pabrikan. Menggunakan bahan bakar yang tepat akan mencegah knocking (ngelitik) dan memastikan seluruh energi dari bahan bakar dapat diubah menjadi tenaga penggerak secara maksimal.
Mengendarai motor matic Honda yang irit bisa Brosis buktikan sendiri. Dengan menerapkan kebiasaan berkendara yang benar dan melakukan perawatan rutin, Brosis tidak hanya menghemat pengeluaran untuk BBM, tetapi juga memperpanjang usia pakai komponen motor.
Untuk menjaga performa mesin tetap maksimal sehingga bisa lebih efisien dan hemat bahan bakar, selalu lakukan servis dan perawatan rutin sepeda motor di bengkel AHASS. Gunakan layanan booking servis untuk mendapat pelayanan terbaik dan bebas antri.